Tiom — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya melaksanakan kegiatan pembukaan dan launching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari Kamis, 12 Maret 2026 pukul 10.35 WIT, bertempat di lingkungan Sekolah YPPGI Tiom (SD dan SMP), Distrik Tiom, Kabupaten Lanny Jaya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lanny Jaya, di antaranya Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, Kapolres Lanny Jaya AKBP Frans D. Tamaela, Dandim 1713/LJ Letkol Inf. Suherman, Wakapolres Lanny Jaya Kompol Hendrik Seru, S.H., Kadis Pendidikan Saiman Yigibalom, Ketua LMA Kabupaten Lanny Jaya Yele, Ketua Pemuda Wilayah Tiom Eskia Wandik, Korwil SPPG Lanny Jaya Erlince Wenda, Kepala Dapur SPPG Tiom Nery Salawala, serta para tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan doa, serta sambutan dari para pejabat yang hadir.
Dalam sambutannya, Korwil SPPG Kabupaten Lanny Jaya menyampaikan bahwa program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan hasil kebun masyarakat sebagai bahan pangan.
Sementara itu, Bupati Lanny Jaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Lanny Jaya.
Di Kabupaten Lanny Jaya terdapat 6 dapur SPPG yang disiapkan untuk mendukung program MBG, yaitu:
SPPG Tiom
SPPG Balingga
SPPG Gamelia
SPPG Makki
SPPG Pirime
SPPG Poga
Namun pada tahap awal, 4 dapur yang mulai beroperasi, yaitu:
Dapur SPPG Makki
Dapur SPPG Gamelia
Dapur SPPG Poga
Dapur SPPG Tiom
Kegiatan launching ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Bupati Lanny Jaya bersama unsur Forkopimda, dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis makanan bergizi gratis kepada perwakilan siswa dan guru.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan sektor pertanian lokal.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.(rd)






