• Redaksi
  • Kode Etik
  • Tarif Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
kicauanpos.com
Advertisement
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • Pemprov
  • Pemkot
  • Olahraga
  • Nasional
  • Mabes
  • Polda
  • Polres
  • Polsek
  • Budaya
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • Pemprov
  • Pemkot
  • Olahraga
  • Nasional
  • Mabes
  • Polda
  • Polres
  • Polsek
  • Budaya
No Result
View All Result
kicauanpos.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemprov
  • Pemkot
  • Olahraga
  • Nasional
  • Mabes
  • Polda
  • Polres
  • Polsek
  • Budaya
Home Nasional

Hendardi Minta Presiden Turun Tangan Usut Oknum TNI yang Diduga Halangi Penyidikan Korupsi

Ismaya Rosita by Ismaya Rosita
Juli 9, 2026
in Nasional
0
Hendardi Minta Presiden Turun Tangan Usut Oknum TNI yang Diduga Halangi Penyidikan Korupsi
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Dugaan tindakan beberapa anggota TNI yang menghalangi penegakan hukum pemberantasan korupsi oleh Kortas Tipikor Polri dan Ditkrimsus Polda Metro Jaya merupakan peristiwa yang sangat serius.

Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi menyoroti peristiwa yang memantik banyak pertanyaan publik ini.

Melalui keterangan pers yang diterima redaksi, Kamis (9/7/2026), Hendardi mengatakan, apabila benar tindakan tersebut dilakukan untuk melindungi pihak yang sedang diperiksa atau diduga terlibat dalam perkara korupsi yang berkaitan dengan seorang pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung, maka yang sedang dipertontonkan kepada publik bukan hanya intervensi terhadap proses penegakan hukum, melainkan penggunaan institusi pertahanan negara sebagai tameng bagi kepentingan koruptor.

Menurut dia, merujuk pada peraturan perundang-undangan, tidak ada satu pun anggota TNI yang memiliki kewenangan menghalangi tindakan penyidikan atau penggeledahan yang dilakukan aparat penegak hukum berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Keterlibatan aparat militer dalam melindungi pihak yang diduga melakukan tindak pidana korupsi merupakan bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang berbahaya.

Dia menjelaskan, korupsi adalah extraordinary crime yang menggerogoti sendi-sendi negara.

“Ketika aparat bersenjata justru digunakan untuk mengamankan kepentingan pelaku korupsi, maka ancaman yang dihadapi bukan lagi semata korupsi, tetapi kolusi antara kekuasaan, impunitas, dan kekuatan koersif negara,” ujar dia.

Dalam beberapa tahun terakhir, TNI semakin sering ditempatkan dalam berbagai urusan sipil, mulai dari ketahanan pangan, pendidikan, penegakan ketertiban, hingga berbagai fungsi pemerintahan lainnya yang berada di luar mandat pertahanan negara.

Dugaan penghalangan penyidikan perkara korupsi ini menjadi bukti nyata bahwa kaburnya batas antara fungsi pertahanan dan penegakan hukum sipil dapat berujung pada penyalahgunaan institusi militer untuk mengintervensi proses hukum.

“Karena itu, pemerintah dan DPR harus segera mengevaluasi berbagai kebijakan yang membuka ruang keterlibatan TNI dalam urusan sipil, serta mengembalikan TNI secara konsisten pada mandat konstitusionalnya sebagai alat pertahanan negara di bawah prinsip supremasi sipil,” ujar Hendardi.

“Presiden juga mesti melarang penggunaan anggota TNI untuk menghambat penegakan hukum atas dugaan korupsi yang diduga melibatkan pejabat Kejaksaan Agung,” sambungnya.(red)

Tags: Hendardi Minta Presiden Turun Tangan Usut Oknum TNI yang Diduga Halangi Penyidikan Korupsi
Previous Post

Pelaku Curas di Sentani Berhasil Ditangkap, Tim URC Polres Jayapura Terus Intensifkan Penindakan Kejahatan 3C

Next Post

Festival Asia Afrika, Pemkot Bandung Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Next Post
Festival Asia Afrika, Pemkot Bandung Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Festival Asia Afrika, Pemkot Bandung Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Kepala Suku Besar Puncak Dorong Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Menjaga Stabilitas Keamanan

Ketua LMA Yahukimo Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI ke-81

Juli 27, 2026
Kepala Suku Besar Puncak Dorong Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Menjaga Stabilitas Keamanan

Kepala Suku Besar Puncak Dorong Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Menjaga Stabilitas Keamanan

Juli 27, 2026
Tokoh Papua Kecam Pembunuhan Warga Sipil di Yahukimo, Serukan Perlindungan Masyarakat dan Penegakan Hukum

Tokoh Papua Kecam Pembunuhan Warga Sipil di Yahukimo, Serukan Perlindungan Masyarakat dan Penegakan Hukum

Juli 27, 2026
Sambut HUT ke-81 RI, Satpolairud Polres Sarmi Bersama Nelayan Nusantara Bersihkan Pantai Kali Bagre

Polres Tolikara Tingkatkan Patroli Malam, Berikan Rasa Aman bagi Masyarakat

Juli 26, 2026
kicauanpos.com

Follow Us

Browse by Category

  • Budaya
  • Cartenz
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Kapolri
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Mabes
  • Narkoba
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemkot
  • Pemprov
  • Peristiwa
  • Polda
  • Polres
  • Polsek
  • Satwa
  • TNI
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Tarif Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Copyright © 2025 -Kicauanpos.com

No Result
View All Result

Copyright © 2025 -Kicauanpos.com